Lakukan 5 Penanganan Ini Sebelum Mengonsumsi Antibiotik untuk Diare

 

Lakukan 5 Penanganan Ini Sebelum Mengonsumsi Antibiotik untuk Diare

Ketika Anda mengalami diare, tidak perlu langsung mengonsumsi antibiotik untuk diare. Pada umumnya, diare akan sembuh tanpa mengonsumsi antibiotik. Beberapa penanganan utama ini justru sangat dianjurkan sebelum mengonsumsi antibiotik. Pemberian antibiotik bisa dilakukan apabila diare sudah parah lebih dari 5 hari asal dengan rekomendasi dokter.

  1. Minum Oralit

Oralit merupakan bahan pertama yang digunakan untuk penanganan diare. Larutan air dan garam ini mampu meredakan diare dan menyembuhkannya. Obat untuk mengatasi diare ini mampu mengganti cairan tubuh yang hilang dan menetralkan cairan dalam tubuh. Jika bersedia, Anda bisa membuat oralit sendiri di rumah tanpa harus membeli produk di apotek.

  1. Mengonsumsi Sup Hangat

Sup hangat juga sangat baik untuk mengatasi diare. Sup yang disajikan dalam kondisi hangat tentu akan menghangatkan suhu tubuh dan mengurangi rasa mulas. Cairan dalam tubuh yang hilang akibat diare juga bisa diatasi dengan mengonsumsi kuah sup. Dengan penanganan ini, Anda tidak akan mengalami dehidrasi akibat hilangnya cairan saat mengalami diare.

  1. Mengonsumsi Pisang dan Kentang

Potasium sebagai sumber energi tubuh juga bisa berkurang akibat diare. Oleh karena itu, Anda dianjurkan mengonsumsi pisang dan kentang untuk mengganti potasium yang hilang. Tercukupinya energi juga akan meningkatkan stamina, sehingga diare bisa cepat sembuh tanpa harus mengonsumsi antibiotik untuk diare. Infeksi akibat bakteri juga akan mereda.

  1. Menghindari Makanan Pedas

Makanan pedas adalah pemicu diare. Kadar pedasnya justru akan memperparah diare karena mengakibatkan kekebalan usus atau bagian pencernaan mengalami peradangan. Hindarilah mengonsumsi makanan pedas saat mengalami diare merupakan penanganan yang harus diperhatikan.

  1. Menghindari Konsumsi Susu

Susu memang baik untuk kesehatan, namun harus dihindari oleh penderita diare. Hal ini disebabkan karena ketika mengalami diare, organ pencernaan tidak bisa mencerna laktosa susu dengan baik, sehingga menyebabkan perut mulas dan memicu diare. Untuk itu, gantilah dengan mengonsumsi fermentasi susu, yaitu yoghurt yang mengandung probiotik.

Langkah penanganan utama ketika mengalami diare tersebut perlu dilakukan agar diare segera sembuh. Istirahatlah yang cukup dan penuhi cairan tubuh yang hilang. Apabila diare tak kunjung sembuh dan hampir seminggu, maka konsultasikan ke dokter terkait pemakaian antibiotik untuk diare.

Facebook Comments
3 Tempat Wisata di Kepulauan Natuna yang Paling Populer

3 Tempat Wisata di Kepulauan Natuna yang Paling Populer

3 Tempat Wisata di Kepulauan Natuna yang Paling Populer

Kepulauan Natuna pernah menjadi perbincangan di tanah air karena beberapa kontroversi tentang letak geografisnya. Meski begitu, kepulauan yang juga memiliki markas TNI di salah satu pulaunya ini ternyata menyimpan banyak destinasi indah yang wajib dikunjungi. Berikut ini tempat wisata di Kepulauan Natuna yang paling populer.

  1. Alif Stone Park

Ikon legendaris yang menjadi andalan kepulauan Natuna ini berupa hamparan batu granit yang mirip dengan gugusan pulau kecil. Paduan pantai berpasir putih, air laut yang jernih serta batuan granit di sini akan memanjakan mata Anda. Nama Alif sendiri diambil dari sebuah batu granit besar di tengah laut yang menyerupai huruf hijaiyah itu.

Pihak daerah setempat membuat jembatan kayu yang menghubungkan antara satu batu dengan batu lainnya. Terletak cukup dekat dengan kota Ranai yang merupakan ibukota Kepulauan Natuna, hamparan batu granit ini terbentang di sepanjang pesisir pantai desa Sepempeng, pulau Bunguran.

  1. Pantai Teluk Buton

Tak hanya memiliki lanskap pantai yang memesona, kepulauan Natuna juga menyimpan banyak situs sejarah di sekitar pulaunya. Salah satunya adalah pantai Teluk Buton yang terletak di wilayah Bunguran Utara ini. Pulau ini juga memiliki jejeran pulau kelapa yang menambah kesan tenang dan damai saat menginjakkan kaki di pasir putihnya.

Pantai Teluk Buton ini merupakan tempat wisata di Kepulauan Natuna yang memiliki banyak peninggalan sejarah baik di dalam laut maupun pesisir pantainya. Menghadap langsung dengan laut Cina Selatan, kawasan laut di sekitar pantai Teluk Buton ini telah dinobatkan sebagai Cagar Budaya Bawah Air oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

  1. Pantai Batu Kasah

Pantai Batu Kasah ini disebut-sebut sebagai salah satu pantai terbaik yang ada di kepulauan Natuna. Memiliki batuan granit dan deretan pohon kelapa yang apik di sepanjang pesisirnya, pantai ini mampu mewakili keindahan Kepulauan Natuna yang amat memesona. Pasir putih yang halus dengan ombak tenang akan menyambut Anda saat menginjakkan kaki di pantai ini.

Membutuhkan waktu tempuh 1.5 jam dari kota Ranai, ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan di sini. Mulai dari olahraga air hingga pendakian granit. Air lautnya yang bening seperti kaca juga tampak menjelma menjadi akuarium raksasa memperlihatkan keindahannya.

Itulah beberapa tempat wisata di Kepulauan Natuna yang paling populer saat ini. akses menuju kepulauan ini masih sedikit sulit. Namun Anda bisa menaiki pesawat kecil dari kota Batam, Kepulauan Riau selama kurang lebih satu jam untuk bisa sampai ke gugusan pulau penuh pesona ini.

Facebook Comments
Tips Menata Taman Rumah Minimalis dengan Budget Minim

Ini 3 Tips Menata Taman Rumah Minimalis dengan Budget Minim

Tips Menata Taman Rumah Minimalis dengan Budget Minim

Memiliki taman kecil di samping atau di belakang rumah menjadi impian banyak orang. Meski begitu, keterbatasan lahan dan budget sering membuat impian ini terhambat. Nah, berikut ini beberapa tips membuat taman rumah minimalis bagi hunian Anda dengan budget yang tidak membuat kantong jebol.

  1. Maksimalkan Area Balkon atau Dinding Sisi Belakang Rumah

Tips pertama yang bisa Anda terapkan untuk membuat taman rumah minimalis adalah dengan memaksimalkan area balkon di rumah Anda. Jika umumnya balkon hanya berisi sebuah meja kecil dengan kursi goyang atau ayunan, Anda bisa menyulap area ini menjadi taman sederhana.

Anda dapat mengaplikasikan berbagai model taman di area ini. Mulai dari taman horizontal yang menonjolkan lanskap hingga taman vertikal yang menggunakan tanaman gantung. Penggunan dinding di sisi belakang juga dapat Anda jadikan taman minimalis dengan menggantungkan tanaman atau membuat taman vertikal di sana.

  1. Gunakan Botol Bekas dan Pipa Paralon Sebagai Pot Tanaman

Dalam menata taman minimalis, Anda bisa menggunakan polybag atau pot kecil sebagai wadah tanaman. Polybag memang lebih murah daripada pot namun lebih mudah rusak dan memerlukan perawatan yang sedikit ekstra. Ada baiknya Anda membuat kreasi pot dari botol bekas sebagai wadah tanaman Anda.

Jika tidak ingin terlalu repot, Anda juga bisa memilih pipa paralon dan menatanya sedemikian rupa sebagai wadah tanaman. Penggunaan pipa paralon memerlukan space yang sedikit lebih luas jika ditata menggunakan gaya horizontal namun memiliki tingkat keunikan yang hampir sama jika ditata secara vertikal seperti taman gantung.

  1. Pilihlah Tanaman yang Mudah Dirawat dan Berbentuk Ramping

Langkah selanjutnya yang bisa Anda terapkan dalam menata taman minimalis adalah memilih jenis tanaman yang tepat. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan sisi dinding rumah sebagai taman, penggunaan tanaman rambat seperti morning glory atau vernonia elliptica.

Bagi yang ingin menerapkan taman berkonsep horizontal, penggunaan berbagai jenis-bunga-bungaan bisa menjadi pertimbangan. Pada area balkon, Anda bisa menerapkan kedua model taman baik horizontal maupun vertikal. Gunakan tanaman merambat pada sisi pagar dan tanaman lainnya di area dalam balkon.

Bagaimana, apa Anda sudah memutuskan ingin membuat taman rumah minimalis yang seperti apa? Jika memiliki sedikit lahan di bagian samping atau belakang rumah Anda juga bisa menyulapnya dengan sedikit trik low budget di atas.

Facebook Comments