✅ Contoh Kata Pengantar yang Komunikatif dan Sistematis Agar Karya Tulis Tersusun Baik dan Benar

Ada banyak bagian dalam karya tulis. Salah satunya adalah kata pengantar, yang merupakan bagian penting dan harus ada dalam sebuah karya tulis. Anda pasti akan menemukannya di setiap karya tulis yang berbentuk buku. Kata pengantar terletak di bagian awal karya, sebagai ungkapan rasa syukur, rasa terima kasih, serta sambutan dari penulis kepada para pembaca karya yang telah diciptakannya. Berikut ini ulasan beserta contoh kata pengantar sebagai gambaran untuk Anda agar mampu menyusun kata pengantar yang baik dan benar untuk karya Anda.

Bagi Anda yang akan menulis skripsi, tesis, disertasi, atau karya tulis ilmiah, dapat memahami tata cara penulisan kata pengantar yang sesuai dengan tata aturan. Bagi para penulis karya berbentuk buku, seperti biografi, novel, dan buku antologi, juga harus mempelajarinya untuk menciptakan karya yang baik. Ingin mengetahui lebih lanjut? Berikut adalah tips membuat kata pengantar yang komunikatif dan sistematis sekaligus contohnya untuk Anda.

  1. Membaca Referensi Mengenai Kata Pengantar

Referensi sangat diperlukan sebagai modal untuk mampu menyusun kata pengantar yang benar. Anda dapat membaca buku panduan khusus penulisan kata pengantar ataupun melihat kata pengantar yang ada pada buku atau karya lain berbentuk buku (novel, biografi, antologi, dsb). Selain itu, Anda dapat membaca referensi dari media elektronik dengan memanfaatkan jaringan internet. Berbagai rujukan dari website terpercaya dapat digunakan sebagai bahan bacaan.

  1. Memahami Isi Kata Pengantar

Apa sajakah isi kata pengantar? Dalam setiap karya tulis (buku, makalah), dicantumkan beberapa paragraf di bagian awal. Paragraf tersebut berisi ungkapan rasa syukur dari penulis kepada Tuhan atas kesempatan yang diberikan, ungkapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung, serta sambutan dari penulis kepada para pembaca karyanya. Dengan mengetahui urutan isi kata pengantar tersebut, Anda akan mudah dalam menyusunnya. Penulisan kata pengantar berdasarkan urutan di atas dapat menghasilkan susunan yang sistematis, sehingga nyaman dibaca.

  1. Mengerti Kriteria Penulisan Kata Pengantar

Bagaimana kriteria penulisan kata pengantar yang benar? Setiap hal selalu mempunyai kriteria sebagai standar dalam menentukan atau membuat sesuatu. Adapun beberapa hal yang menjadi kriteria dalam penyusunan kata pengantar adalah bahasa yang digunakan harus formal. Pemilihan kata dan penyusunannya juga jangan bertele-tele, sehingga menghasilkan kata pengantar komunikatif. Selain itu, kriteria penyusunan secara sistematis atau runtut juga harus Anda penuhi.

Contoh Kata Pengantar Singkat

Contoh sangat penting untuk menggambarkan teori yang ada, sehingga lebih mudah dipahami. Berikut ini salah satu contohnya.

Kata Pengantar

            Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, kami dapat menyelesaikan buku berjudul “Apa itu Creative Writing? Kenali Lebih Dalam!”, tanpa halangan suatu apapun. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah berpartisipasi dan mendukung tersusunnya buku ini. Pembaca yang budiman, kami sangat berharap bahwa buku ini dapat memberikan manfaat dalam bidang kepenulisan, khususnya dalam hal teknik creative writing. Dengan terbitnya buku ini, kami berharap bahwa dunia kepenulisan dapat berkembang. Meskipun demikian, kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam buku ini. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan demi perbaikan di masa yang akan datang. Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga buku ini dapat menjadi sumber literasi yang mudah dipahami oleh setiap pembacanya, sehingga mampu digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis. Kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam hal penulisan kata ataupun penggunaan kata-kata yang kurang berkenan.

                                                                                                Yogyakarta, 10 Juli 2018

Hormat kami,

 

Penulis

Contoh Kata Pengantar Makalah

Contoh Kata Pengantar Makalah PKN

Contoh Kata Pengantar Laporan

Contoh Kata Pengantar Laporan

Contoh Kata Pengantar Skripsi

Contoh Kata Pengantar Skripsi

Contoh Kata Pengantar Skripsi 2

 

 

Menyusun Kata Pengantar

Setelah mengetahui dan memahami isi kata pengantar secara keseluruhan, memahami kriteria penulisan, serta mencermati contohnya, Anda dapat memulai menyusun kata pengantar untuk karya Anda. Upayakan untuk menyusunnya dengan sistematis sesuai dengan pedoman dari referensi yang dibaca. Selebihnya, Anda dapat berkonsultasi dengan pihak yang paham mengenai tata tulis kata pengantar dengan baik dan benar. Dengan demikian, usaha Anda untuk menyusun kata pengantar yang memenuhi kriteria akan berhasil.

Berbagai hal yang telah dipaparkan di atas merupakan suatu paket kemudahan bagi Anda dalam menyusun kata pengantar sesuai aturan dan kriteria yang tepat. Berawal dari membaca, akhirnya mengerti, dan mampu menyusun kata pengantar adalah rangkaian manfaat yang dapat Anda peroleh.

Contoh kata pengantar yang disajikan dalam artikel ini juga dapat memberikan pedoman kata pengantar yang komunikatif dan sistematis. Alangkah baiknya, Anda terus belajar dan mencoba untuk menghadirkan kata pengantar yang terbaik, apalagi bila digunakan untuk karya perdana Anda. Try and try again!

Sering Berkomentar Body Shaming, Hati-Hati Kena Pidana!

Body shaming merupakan salah satu bentuk tindakan penghinaan atau pengejekan dengan memberikan komentar fisik dan penampilan tubuh seseorang dalam bentuk apapun. Hati-hati! Kebiasaan body shaming ini sekarang makin merajalela. Terlebih di kalangan netizen. Kalau Anda tak mau kena tindak pidana, hentikan kebiasaan itu sekarang juga!

Apa Itu Body Shaming?

Sebelum Anda tahu kenapa bisa kena ancaman pidana hanya karena hal yang dianggap sepele ini, sebaiknya Anda tahu dulu sebenarnya apa pengertian body shaming itu sendiri. Menurut Oxford Living Dictionaries, body shaming adalah bentuk sederhana dari tindakan mengecek atau mengomentari bentuk dan tubuh seseorang yang dianggap jelek.

Pasal Karet UU ITE Bisa Jerat Pelaku Body Shaming

Pasal yang Mendasari Hukuman Pidana Body Shaming

Kenapa bisa kenap hukuman pidana? Tentu saja karena ada pasal yang melatarbelakanginya. Pasal tersebut adalah Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Traksaksi Elektronik.

Pasal tersebut sudah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Elektronik. Pemberi komentar ini bisa saja dijerat bilamana si korban merasa terhina dan melakukan aduan. Tindakan ini juga bisa diproses bila si pelaku memenuhi seluruh unsur pidana.

Kriteria lainnya adalah bila si pelaku telah melalui proses peradilan pidana. Pasal tersebut memiliki bunyi ‘Setiap orang dengan sengaja atau tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi eletronik dan/atau dokumen eletronik yang memenuhi muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Artinya, setiap orang yang dengan sengaja atau tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransimiskan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi dan/atau dokumen eletronik yang memiliki muatan penghinaan bisa dikenakan pasal pencemaran nama baik UU ITE ini. Hukuman yang bisa didapat adalah penjara paling lama 4 tahun dan denda hingga 750 juta.

Body Shaming bisa kena pasal

Apakah Body Shaming Bisa Dikatakan Penghinaan?

Jika Anda bertanya apakah body shaming yang sering dilakukan di media sosial termasuk penghinaan atau tidak, maka untuk mengetahui jawabannya adalah dengan merujuk pada pasal penghinaan ringan menurut Pasal 315 KUHP.

Pasal tersebut memiliki bunyi: ‘Tiap-tiap penghinaan dengan sengaja yang tidak bersifat pencemaran atau pencemaran tertulis yang dilakukan terhadap seseorang, baik di muka umum dengan lisan atau tulisan, maupun di muka orang itu sendiri dengan lisan atau perbuatan, atau dengan surat yang dikirimkan dan diterima padanya,

Diancam karena penghinaan ringan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua munggu atau denda pidana paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.’ Pasal tersebut mengatur tentang penghinaan yang dilakukan di tempat umum yang biasanya berupa makian yang sifatnya menghina.

Penghinaan tersebut bukan hanya dengan cara menuduh atas suatu perbuatan saja, melainkan juga dengan menggunakan perkataan seperti ‘anjing, asu, sundel, bajingan,’ dan masih banyak lagi. Bila penghinaan tersebut dilakukan dengan menggunakan kata-kata seperti ini, maka si pelaku bisa dijerat dengan pasal 315 KUHP yang dikenakan penghinaan ringan.

Selain itu, penghinaan ringan juga bisa dilakukan dengan menggunakan perbuatan. Menurut R. Soesilo, penginaan perbuatan ini bisa berupa perbuatan meludahi di muka, memegang kepala, mendorong atau melepas peci atau ikat kepala, sodokan, dorongan, templengan, atau bentuk fisik lainnya yang tidak seberapa keras.

Namun, agar pengaduan Anda bisa diproses, ada syarat yang harus dipenuhi. Persyaratannya adalah penghinaan atau pengejekan baik secara lisan atau tulisan tersebut harus dilakukan di tempat umum meski si korban yang dihina tidak perlu ada di tempat tersebut. Namun, bilamana tidak terjadi di tempat umum, juga bisa diproses.

Hanya saja, syaratnya lebih ribet. Syarat agar penghinaan yang dilakukan di bukan tempat umum adalah orang yang dihina harus ada di tempat tersebut. Beliau harus melihat atau mendengar sendiri hinaan itu. Bila penghinaan dilakukan dengan tulisan, maka surat tersebut harusnya dialamatkan pada orang yang dihina.

Body Shaming di Medsos Bisa Dijerat UU ITE
Instagram/klinikhukum

Tindakan Apa yang Bisa Dilakukan Korban yang Dihina di Media Sosial?

Bagi korban yang mengalami penghinaan di media sosial dan merasa tersinggung, Anda bisa melaporkannya ke Layanan Aduan Konten Kementrian Komunikasi dan Informasika. Selain itu, upaya penegakan hukum lainnya juga bisa langsung dilaporkan ke penegak hukum setempat.

Prosedurnya adalah pemilik akun yang dilanggar haknya datang langsung membuat laporan ke penyidik POLRI atau unit cybercrime atau penyidik PPNS (Pejabat Pegawai Negeri Sipil) pada Sub Direktorat Penyidikan dan Pendidikan, Kementrian Komunikasi dan Informatika.

Setelah itu, peyidik akan menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan yang dilakukan dengan proses penyidikan atas Hukum Acara Pdana dan ketentuan dalam UU ITE. Setelah itu, berkas perkara akan dilimpahkan ke penuntuk umum untuk dilakukan penuntutan di pengadilan.

Dengan semua hal ini, lebih bijak untuk pengguna media sosial dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Tidak berkomentar body shaming adalah salah satu jalannya. Kemajuan teknologi harusnya digunakan untuk kebaikan. Bukan malah sebaliknya yang merugikan banyak orang, termasuk diri sendiri.

✅ Contoh Surat Keterangan Kerja dan 5 Manfaatnya

Tidak salah jika surat keterangan kerja dianggap sebagai salah satu dokumen penting untuk dimiliki, terutama bagi Anda yang pernah dan sedang bekerja di instansi tertentu, karena surat keterangan kerja ini seringkali menjadi persyaratan penting untuk sesuatu hal.

Contoh Surat Keterangan Kerja

contoh Surat Keterangan Kerja

Secara sederhana, surat keterangan kerja adalah bukti atau penjelasan mengenai seseorang bahwa ia pernah atau sedang menjadi bagian dari suatu instansi tertentu. Nah, untuk mengetahui lebih jauh mengenai pentingnya surat keterangan kerja, simak penjelasan berikut ini.

  • Untuk Mendukung Aplikasi Beasiswa

Ketika Anda ingin mengajukan beasiswa studi ke beberapa perguruan tinggi dalam atau luar negeri, biasanya mereka mensyaratkan para pelamar untuk menyertakan surat keterangan kerja, baik surat keterangan kerja bahasa Inggris maupun Indonesia. Ini merupakan bagian dari persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh para pelamar.

Umumnya, perguruan tinggi yang menawarkan beasiswa, mensyaratkan para pelamar untuk memberikan surat keterangan kerja minimal selama dua tahun, baik bekerja pada satu instansi maupun lebih. Bahkan, ada juga perguruan tinggi yang meminta pengalaman kerja minimal lima tahun.

Tidak hanya pada perguruan tinggi saja, perusahaan/lembaga lainnya yang menawarkan beasiswa pun juga meminta surat keterangan kerja. Ini mengindikasikan bahwa surat keterangan kerja adalah bagian terpenting yang harus dilampirkan oleh para pelamar.

  • Untuk Mendukung Pengajuan Lamaran Pekerjaan

Ketika Anda membuka lowongan kerja, baik secara offline maupun online, seperti Jobstreet, Indeed, atau lainnya, maka di dalam pengumuman tersebut sering tertera “pengalaman kerja”, apakah itu pengalaman kerja kurang dari satu tahun, atau minimal dua tahun atau lebih. Oleh karena itulah dibutuhkan surat keterangan kerja untuk menunjukkan bahwa benar Anda pernah bekerja, dan kemudian dilampirkan sebagai syarat administrasi.

Bagi perusahaan, surat keterangan kerja dibutuhkan untuk melihat apakah para pelamar sudah keluar dari perusahaan lama atau belum. Karena masih banyak juga kedapatan para pelamar yang menerapkan sistem untung-untungan saat melamar pekerjaan, dimana mereka melamar ke perusahaan lain untuk mendapatkan gaji yang lebih besar, sementara ia masih berstatus sebagai karyawan dari suatu perusahaan.

  • Sebagai Pendukung dalam Pendaftaran Perkuliahan

Terutama bagi Anda yang berstatus karyawan, dan ingin berkuliah di perguruan tinggi untuk mengambil kelas karyawan (kelas mandiri), maka di beberapa perguruan tinggi meminta surat keterangan kerja kepada Anda sebagai kelengkapan administrasi.

Dengan kata lain, surat ini disebut juga dengan Surat keterangan kerja untuk kuliah yang digunakan sebagai bukti bahwa calon mahasiswa memang merupakan seorang karyawan yang tidak bisa mengambil kelas reguler.

Biasanya, surat keterangan kerja tersebut hanya melampirkan nama dari karyawan dan nama perusahaan yang bersangkutan. Surat keterangan ini dilampirkan beserta dengan persyaratan administrasi yang lain ketika calon mahasiswa melakukan registrasi masuk perguruan tinggi.

  • Untuk Mendukung Klaim JHT

JHT (Jaminan Hari Tua) dimaksudkan untuk memastikan bahwa tersedianya dana untuk tenaga kerja yang sudah tidak produktif (tidak bekerja) lagi. Sebagian orang juga menganggap JHT berguna untuk menopang kehidupannya meskipun dalam usia produktif. Nah, untuk mencarikan dana JHT tersebut, maka salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh para peserta adalah memiliki surat keterangan kerja.

Jangan sepelekan hal ini jika Anda tidak ingin mendapatkan masalah. Sebagai contoh, ketika Anda ingin mencairkan JHT di tempat kerja (perusahaan) Anda, sementara Anda sudah keluar (mengundurkan diri) dari perusahaan tersebut, maka Anda tidak bisa mencarikan JHT di sana. Anda harus meminta surat keterangan kerja dari perusahaan kepada Dinasker.

  • Untuk Melakukan Pengajuan Kredit

Jika Anda ingin mengajukan kredit, baik di bank, perusahaan leasing, maupun koperasi, maka Anda sebagai pengaju kredit wajib untuk menunjukan surat keterangan kerja dengan struk gaji terakhir. Kenapa hal itu harus ditunjukkan? Pihak kreditur ingin melihat apakah Anda sebagai calon debitur memiliki kesanggupan dalam membayar pelunasan cicilan atau tidak.

Jangan sekali-kali Anda tidak melampirkan surat ini jika Anda tidak mau pengajuan kredit Anda ditolak. Oleh karena itu, surat keterangan kerja tersebut harus dilampirkan disamping melampirkan syarat adminstrasi yang lain.

  • Sebagai Pengganti dalam Pengajuan Dokumen Negara

Bagian terakhir dari pentingnya surat keterangan kerja adalah untuk mendapatkan dokumen-dokumen negara, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), atau kartu identitas yang lain.

Seandainya persyaratan untuk mendapatkan dokumen negara tersebut tidak terpenuhi, sebagai contoh Anda tidak memiliki keterangan surat pindah dari tempat asal, maka surat keterangan kerja bisa menjadi pengganti persyaratan. Dalam hal ini, surat keterangan kerja dibutuhkan sebagai bukti bahwa Anda layak untuk mendapatkan dokumen-dokumen negara tersebut.

Inilah penjelasan mengenai pentingnya surat keterangan kerja bagi Anda yang pernah dan sedang bekerja. Saran saya terutama bagi Anda yang sudah tidak bekerja di instansi terdahulu, segera urus surat keterangan kerja Anda. Jangan sampai menunggu ketika dibutuhkan, baru Anda mengurusnya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.